Monday, January 22, 2018

Musim Hujan Tiba? Lakukan Ini untuk Menjaga Kesehatan!


"Ma, pusing," kata anak sulungku saat itu.

Aku melihatnya. Wajahnya tampak pucat dan keringat dingin mambasahi lengannya. Segera kupegang dahinya, 'nggak panas, kok', batinku.

Meski suhu badannya tidak panas, tetap saja aku kuatir. Sekitar setengah jam sebelumnya, dia begitu bersemangat ketika papanya mengajak kami ke restoran ini. Maklum, pergi ke tempat ini adalah keinginannya. Dan baru saja beberapa menit sebelumnya dia memesan milkshake coklat dingin, minuman yang diidamkannya di restoran ini. Namun, mengapa tiba-tiba dia berubah.

"Pengin muntah", ucapnya sejurus kemudian.

"Ayo lho, ke kamar mandi, yuk!" ajakku sambil memegang tangannya.

Setelah 'melepaskan' rasa mual di perutnya, kami kembali ke tempat duduk. Aku pun memesan coklat hangat untuk mengganti menu milkshake-nya. Sambil menunggu pesanan datang, aku berpikir mengapa dia seperti tiba-tiba masuk angin.

'Aah.. Sepertinya karena dia tadi pagi terlambat sarapan', batinku.

Di hari libur seperti itu, memang biasanya anak-anak sarapan agak mundur, sekitar jam 9. Tapi sebelumnya, tidak lama setelah mereka bangun, biasanya aku menyiapkan beberapa camilan untuk mengisi perut, selain susu yang mereka minum saat bangun tidur. Sayangnya, sulungku di pagi itu tidak mau makan camilan apa-apa. Dan nasi goreng menu sarapan hari itu, baru disantapnya pukul 10.

Ah, ternyata ... Aku telah lengah dalam menjaga kesehatan keluargaku. Musim hujan yang belum berlalu, angin kencang yang terkadang bertiup di kota tempat aku tinggal, adalah masa di mana seharusnya kesehatan semakin dijaga.

Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan saat musim hujan? Berikut ini beberapa tipsnya :

1. Memerhatikan Waktu Makan beserta Asupan Gizinya.
Perut yang kosong akan rentan menyebabkan masuk angin. Makanlah saat tiba jam makan. Perhatikan juga asupan gizi harian. Penuhi kebutuhan tubuh atas segala nutrisi, vitamin dan mineral yang terdapat di karbohidrat, sayur, buah, lauk-pauk, dan susu.

Berikan pula asupan minuman atau suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti madu, sari kurma, sari buah lemon, minuman probiotik, dsb.

2. Istirahat yang Cukup.
Miliki istirahat yang cukup dengan menjaga kualitas tidur. Tidur adalah masa untuk memulihkan sistem pada tubuh.

3. Menjaga Kebersihan Lingkungan.
Hujan kerap menimbulkan berbagai genangan yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk demam berdarah. Cuaca yang lembab juga dapat meningkatkan pertumbuhan kuman penyakit. Jagalah kebersihan lingkungan dari sampah yang menumpuk dan genangan-genangan air.

4. Sedia Payung dan Jas Hujan saat Bepergian.
Saat keluar rumah, siapkan selalu payung atau jas hujan. Pakaian yang basah dan kedinginan akibat kehujanan, disertai perut kosong atau daya tahan tubuh yang sedang turun, dapat menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit.

5. Olahraga
Ini adalah hal penting yang kerap terlupakan akibat padatnya rutinitas harian. Saat hari libur atau ada waktu luang, tidak ada salahnya untuk meng-agenda-kan kegiatan berolahraga.

Di atas adalah beberapa tips untuk menjaga kesehatan saat tiba musim hujan. Semoga kita dimudahkan untuk menjalankannya ☺

#SatuHariSatuKaryaIIDN
#day1




Saturday, January 20, 2018

Tetap Asyik Meski Liburan di Rumah

Beberapa pekan yang lalu, anak-anak memiliki masa liburan sekolah mereka. Berbeda dengan liburan saat hari raya, di masa ini umumnya hanya anak-anak saja yang berlibur. Ayah atau orangtuanya harus tetap bekerja sehingga agenda tamasya atau mudik pun tidak bisa dilakukan.

Bermain dengan gadget bisa menjadi pengisi liburan yang mengasyikkan bagi anak-anak yang telah terbiasa menggunakannya. Namun, sebagian orangtua telah menyadari bahwa bukanlah hal yang baik jika anak menghabiskan banyak waktu dengan gadget.

Oleh karena itu, orangtua bersama putra-putrinya perlu merencanakan berbagai kegiatan untuk mengisi waktu saat liburan.
Berikut ini beberapa kegiatan yang dapat dilakukan bersama-sama dengan adik, kakak, saudara, teman, ataupun orangtua :

1. Membuat prakarya atau kerajinan tangan.
Membuat prakarya seperti gelang, kalung, ataupun mainan seperti dough, clay, dan slime, adalah kegiatan yang menarik untuk dilakukan anak-anak. Sembari melatih kesabaran dan kreativitas, anak-anak juga dapat menghasilkan suatu barang yang bermanfaat untuk mereka.

2. Bermain di luar rumah
Saat cuaca tidak hujan, anak-anak dapat bermain-main di luar rumah. Mulai dari bersepeda, bermain sepakbola, bulutangkis, ataupun melakukan permainan tradisional seperti petak umpet, engkle, dan lompat tali.

3. Menata kamar
Membereskan dan menata ulang kamar dapat menjadi pilihan kegiatan yang asyik untuk dilakukan anak-anak. Untuk hal ini, sebelumnya orangtua dapat memberikan pengertian mengenai manfaat membereskan atau mengganti suasana kamar.

4. Memasak atau membuat kue
Liburan sekolah adalah masa yang tepat untuk melatih keterampilan di dapur. Anak-anak dapat mencoba resep masakan atau kue kesukaan mereka.

5. Membaca buku
Saat liburan, anak-anak dapat membaca koleksi buku mereka yang belum sempat dibaca. Jika memungkinkan, orangtua dapat pula menambah buku bacaan di rumah. Salah satu caranya yaitu dengan meminjam buku di perpustakaan milik pemda atau taman bacaan yang ada di sekitar rumah.

6. Mengeluarkan koleksi mainan.
Saat liburan, anak-anak dapat kembali mengeluarkan koleksi mainannya, seperti dakon (congklak), monopoli, bola bekel, dan lego. Selain itu, anak-anak dapat pula memanfaatkan ragam mainan edukatif untuk mengasah kecerdasannya. Beberapa mainan edukatif yang dapat dimainkan anak-anak usia tujuh tahun ke atas adalah lego kayu Bentrap, puzzle Empat Serangkai, dan puzzle Kotak Geser. Tidak hanya mengasah otak, mainan-mainan edukatif itu juga dapat mengasah kesabaran dan kreativitas anak.

Tidak harus dengan bertamasya ke tempat-tempat hiburan, berbagai kegiatan asyik tetap dapat dilakukan untuk mengisi waktu liburan di rumah.

-- Ditulis ulang dari status Facebook saya (Riski Nia) tanggal 19 Desember 2017 --

Monday, January 08, 2018

Service untuk Customer

Sejak awal bulan Desember 2017, saya menerima sebuah amanah. Untuk melaksanakannya, saya memilih menggunakan layanan taksi online, daripada menggunakan mobil pribadi yang akan lebih menguras fisik dan pikiran saya.

Hari itu, saya pulang mendekati waktu Isya. Setelah melalui beberapa belokan, bapak yang memegang kemudi bertanya ke saya, "Sudah dekat, Mbak?"
"Sudah, Pak," jawab saya singkat.
"Ini ada orderan dekat sini, bisa saya terima, Mbak?" tanya bapak itu lagi.
"Oh iya, Pak. Rumahnya tinggal terus dikit lagi, kok," balas saya kemudian.

Dari kursi di bagian tengah, saya melihat bapak itu menerima order yang masuk pada aplikasi di handphonenya. Dilanjutkan menulis sebuah pesan kepada seseorang, yang bisa saya tebak itu adalah customernya. Tak lama kemudian, terlihat ia melakukan panggilan telepon.

"Sebentar ya, Pak. Ini saya drop customer dulu di Jalan Taruna," ucapnya kemudian setelah mengenalkan diri kepada penerima panggilan.

Hmm.. Saya akui, Bapak itu sedang (dan telah) memberikan service terbaiknya kepada customer. Ia menanyakan dulu kepada saya, bolehkah dirinya menerima order. Sedang saya masih berada di dalam mobilnya.
Setelah menerima orderan itu, ia juga segera menghubungi customer selanjutnya, untuk memintanya menunggu sebentar serta menyampaikan alasannya.

Dan sungguh.. segera dihubungi oleh driver yang menerima orderan kita, itu memang rasanya melegakan 😃

Entah itu memang prosedur dari perusahaan atau keinginannya sendiri, tapi nyatanya telah menyentil saya, mengingatkan saya, tentang pentingnya bersikap profesional saat bekerja. Dalam dunia dagang atau bisnis, salah satu sikap profesional yang dapat diberikan oleh pelaku dagang atau pemilik bisnis adalah dengan memberikan pelayanan yang terbaik pada customer.

Saya sebagai pelaku dagang mainan edukatif, juga berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada customer. Salah satunya adalah dengan membungkus mainan edukatif balok kayu "Bentrap" dengan bubble wrap, saat akan dikirimkan ke customer melalui ekspedisi. Penggunaan bubble wrap bertujuan agar kardus yang mengemas 60 balok kayu Bentrap, tidak rusak dalam perjalanan. 

Bagi para pedagang dan pebisnis, mari kita bersama-sama meluruskan niat dalam usaha kita ini. Berdagang dan berbisnis tidak hanya untuk mencari materi saja, tapi selipkan juga niat untuk membantu orang-orang yang membutuhkan produk kita, membantu mencarikan solusi dari masalah yang mereka hadapi dengan menghadirkan manfaat produk kita.

Dan memberikan pelayanan terbaik pada customer adalah bentuk tanggungjawab dan sikap profesionalitas kita. Dengan niat yang baik, semoga dapat juga menjadi ladang amal baik kita. :)

-- Rewrite dari status Facebook saya (Riski Nia) tertanggal 28 Desember 2017 --

Sunday, November 12, 2017

Sayangi Tubuh dengan Camilan Sehat

Adakah yang tidak suka makan camilan? Baik orang dewasa maupun anak-anak, umumnya suka makan camilan alias ‘ngemil’. Camilan bisa menjadi teman kerja, belajar, sebagai pendamping ketika menonton televisi ataupun saat bepergian.

Namun, tentunya sebisa mungkin kita memilih camilan yang baik, yang tidak memberikan pengaruh negatif bagi tubuh kita. Dan lebih baik lagi jika camilan yang kita pilih adalah makanan yang dapat memberi manfaat bagi tubuh kita.

Beberapa contoh camilan sehat adalah buah-buahan dan makanan homemade yang bebas pengawet, pemanis buatan dan pewarna makanan.

Dan dari foto-foto yang beredar di beranda media sosial, saya baru tahu bahwa ternyata ada camilan sehat yang kekinian. Camilan itu bernama Me-Time Almond Roasted. 

Waaahh.. mendengar nama kacang almond, yakin sekali ya kalau ini termasuk camilan sehat. Berbagai sumber menyebutkan bahwa kacang almond adalah makanan kaya vitamin dan nutrisi, seperti  omega-9, omega-3, omega-6, serat pangan, lemak tak jenuh, vitamin E dan vitamin B. Sehingga kacang almond baik untuk jantung, otak, menjaga gula darah dan mengatasi kolesterol jahat.

Selain itu, kacang almond juga sangat bermanfaat bagi ibu menyusui. Kacang almond dapat berfungsi sebagai ASI booster yang meningkatkan produksi ASI.

Me-Time Almond Roasted memang bukan sembarang camilan sehat. Banyak manfaat yang dapat diperoleh sembari menikmati renyah dan gurihnya setiap gigitan kacang almondnya.

Tidak hanya menyediakan produk kacang almond, Me-Time juga memilki produk susu yang terbuat dari kacang almond, yaitu Me-Time Raw Almond Milk. Produk spesial untuk para penyuka minuman susu ini, terbuat dari bahan pilihan yang diproduksi tanpa proses pemanasan, pasteurized serta bebas pengawet dan perasa buatan. Terdapat delapan varian rasa Me-Time Raw Almond Milk, yaitu :

1. Plain
2. Original
3. Kurma
4. Matcha
5. Cinnamon
6. Kelapa
7. Vanilla
8. Chocolate

Untuk hidup lebih sehat, penuhi camilan sehatmu dengan Almond Roasted dan Raw Almond Milk dari Me-Time. Kontak langsung Customer Service Me-Time di nomor WhatssApp : 08578086509, atau kepoin akun Instagram @metimeid_, Ok?


Have a healthy snack.. and Deal your me-time with a healthy drink :)

Wednesday, October 11, 2017

Jualan - Instagram - Di Suatu Malam

Me  : "Ayo belajar!"
Sya : "Sebentar, ini lagi upload foto." (di Instagram)
Me : "Oh iya iya." (Emaknya mendukung karena kirain si anak mau upload foto barang dagangan 😊)
Sya : "Tapi bukan foto mainan lho, ini foto kelas genmath." (Sambil sedikit tertawa geli)
Me : (Diam sesaat) "Iyalah, namanya juga media sosial."

-------
Kasus sesembak mengingatkan saya bahwa IG juga media sosial, hihihi...

Yasudlah, terserah anak mau posting apa, enggak harus gambar mainan edukatif melulu 😀 Pokoknya gambar yang baik ya naakk.. ☺